Memperingati Ulang Tahun Republik Indonesia, ke-73, Banyuwangi menggelar karnaval kebangsaan, yang diikuti ribuan pelajar, dari depan Kantor Bupati hingga Taman Blambangan, Senin (13/8/2018).
Pelajar membawakan tema berbagai kebudayaan Indonesia. Seperti SMP 1 Banyuwangi tampil dengan membawakan budaya Suku Saibatin Lampung. SMP 1 Glagah yang membawakan budaya Bali dan berbagai kebudayaan nusantara lainnya.
"Karnaval kebangsaan ini juga diikuti kontingen dari Akademi Kelautan Banyuwangi dan Sekolah Pilot. Kami juga bangga karena siswa-siswi berkebutuhan khusus juga tampil dalam satu kontingen," kata Ketua Panitia Festival Karnaval Kebangsaan, Suratno.
Peserta dengan aneka atribut budaya berjalan sejauh 2 km. Di sepanjang jalan sejumlah warga sudah berdiri di kanan kiri jalan untuk menonton. Suratno mengatakan, terdapat 24 kontingen yang ikut dalam gelaran kali ini, mulai dari SD, SMP, SMA sederajat se-Banyuwangi.
Suratno menjelaskan, setiap sekolah membawa satu kontingen dengan menampilkan satu tema dari salah satu budaya di Indonesia. Harapanya kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi nilai-nilai kebudayaan Indonesia. Rombongan karnaval dilepas oleh Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiatmoko.
Dalam sambutannya Yusuf mengapresiasi kreatifitas peserta Karnaval Budaya. "Mereka tidak ikut berjuang merebut kemerdekaan. Tapi ini cara mereka mengisi Kemerdekaan. Ini bukti kecintaan anak-anak kita pada negaranya," kata Yusuf.
