Akun YouTube bernama Tino TS, berjudul "Sin bet Shima Syaban Mengaku
Mempunyai Aset Seluruh Tanah Indonesia", yang diunggah pada 10 Juni
2018, berisikan caci maki Aisyah, Ratu Kerajaan Ubur-ubur.
Dia mencaci maki pemerintahan Jokowi dan umat Islam di Indonesia.
Aisyah yang dikenal warga sekitar sebagai wanita perokok dan
pengangguran ini, berkata kalau pemerintahan Jokowi sibuk dengan
korupsinya.
"Pemerintah sibuk dengan korupsi, masyarakat sibuk dengan
kebodohannya. Saya rasa, kalian mimpi Indonesia menjadi mercusuar
dunia," kata Aisyah dalam video tersebut, yang dilihat pada Selasa
(14/08/2018).
Sang ratu Kerajaan Ubur-Ubur
pun mengklaim kalau ada orangnya Jokowi yang telah memegang Alquran
cetakan kelimanya dan akan diserahkan ke mantan Gubernur DKI Jakarta
itu.
"Kalau Jokowi masih tidak mau membantu perjuangan akhir zaman ini, bahkan Jokowi seperti Abu Jahal dan Abu Hakam yah," ujarnya.
Dia pun percaya kalau sebentar lagi, harta kekayaan miliknya, baik
uang dari bank internasional dan tanah di seluruh Indonesia akan segera
menjadi miliknya.
"Tinggal sekarang menunggu orang datang mengantarkan aset-asetku, kecil Indonesia itu," terang ratu Kerajaan Ubur-Ubur itu.
"Kita tidak bisa terburu-buru menetapkan tersangka. Kita menunggu keputusan resmi dari MUI. Kita harus mengkaji juga undang-undang ITE," kata AKBP Komarudin, Kapolresta Serang, Selasa (14/08/2018).
Sembari menunggu fatwa dari MUI Kota Serang mengenai aliran Kerajaan Ubur-ubur, apakah masuk ke dalam penistaan agama atau lainnya, pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan.
"Masih kita dalami terus. Kita belum menetapkan tersangka. Kita baru pada tahapan penyelidikan, undangan klarifikasi," jelasnya.
*liputan6, acces thu, Aug 16 2018

